Pilih Laman

Pentingnya Mengikuti Sunnah Dalam Pelaksanaan Aqiqah

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sebagai umat Islam, tentunya kita telah mengenal ibadah mulia yang satu ini, yaitu aqiqah atau bisa juga disebut dengan nasikah. Namun, apakah sebagian besar kita tahu perkara-perkara yang seharusnya kita lakukan atau yang tidak seharusnya kita lakukan dalam pelaksanaan ibadah yang mulia ini?
Yang penting kita ketahui, bahwa suatu ibadah tidaklah akan diterima oleh Allah kecuali dengan 2 syarat :
1. Harus ikhlash, bahwa ibadah itu kita lakukan hanya untuk Allah semata, bukan untuk selainNya dan bukan pula karena riya` (ingin dilihat untuk kemudian mendapatkan pujian), sebagaimana firman Allah dalam surat Al Bayyinah ayat ke-5 yang artinya : ” Dan tidaklah aku diperintahkan kecuali supaya aku beribadah kepada Allah dengan mengikhlashkan agama hanya untukNya…”
2. Harus sesuai dengan tuntunan baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (mutaaba’ah) . Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits riwayat Al Imam Al Bukhari dan Al Imam Muslim dari Ummul Mu`minin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhaa, yang artinya : “Barangsiapa yang mengada-ada dalam urusan (agama) kami ini, yang bukan berasal darinya, maka dia tertolak.” Dan dalam lafazh Al Imam Muslim “Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan (ibadah) yang bukan urusan (agama) kami, maka dia tertolak.”
Jika tidak terpenuhi syarat yang pertama, maka berarti kita telah berbuat syirik, karena melakukan ibadah bukan karena Allah. Perbuatan syirik adalah dosa yang paling besar, dan dapat menggugurkan seluruh amal ibadah kita yang konsekuensinya bahkan dapat mengeluarkan kita dari keislaman.
Adapun tidak terpenuhinya syarat ¬†yang kedua, maka amal ibadah yang kita lakukan akan sia-sia, tidak akan mendapatkan pahala, bahkan pelakunya terancam dengan neraka karena setiap yang menyelisihi bimbingan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah bid’ah. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya : ” …dan setiap yang diada-adakan adalah bid’ah, dan setiap kebid’ahan adalah kesesatan, dan setiap kesesatan itu berada di dalam neraka.”.

Karena itulah penting sekali bagi kita untuk mengetahui apa saja tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam pelaksanaan setiap ibadah, dan terkhusus disini adalah dalam pelaksanaan ibadah aqiqah,agar amalan aqiqah yang kita laksanakan tidak menjadi sia-sia.
Sunnah-sunnah dan bid’ah-bid’ah apa saja yang berkaitan dengan ibadah

aqiqah

Nasikah / Aqiqah

, in syaa Allah akan kami sajikan pada artikel tersendiri, biidznillahi Ta’aalaa.

Pengelola
AAN AQIQAH

Hubungi Kami